Mentari
Kau kembali datang menyapaKilau sinarmu menatap manja
Membelah tebalnya embun pagi
Memeluk,hangatkan tubuhku mesra..
Nyaman..tulusmu sungguh kurasakan.
Makin lama makin hangat
Meski mendung kian menjerat,
Namun hangatmu tetap kudapat.
Semakin hangat
Bertambah hangat..
Kurasa begitu dekat.
Mentari.
Meski tak setiap saat,
Hangat pelukmu kan tetap melekat.
oleh (Rivaldy)

